My Life

Libatkan Allah dalam setiap urusan

Monday, April 17, 2017

Milad MIT Ar Roihan


Lah, ini milad yayasan Ar-Roihan. Salah satu lomba yang diperuntukkan untuk siswa siswi adalah ini lomba paduan suara. Menyanyikan lagu nasional.

Kebetulan kelas saya, kelas 2 Cairo menyinyikan lagu Ibu pertiwi. Awalnya mereka tidak hafal, karena lagu ini jarang dinyayikan. Tapi lama kelamaan dengan seringnya latihan mereka hafal.

Ini lirik lagunya.

Bait Pertama:
Kulihat ibu pertiwi
Sedang bersusah hati
Air matanya berlinang
Mas intannya terkenang
Hutan gunung sawah lautan
Simpanan kekayaan
Kini ibu sedang lara
Merintih dan berdoa
Bait Kedua:
Kulihat ibu pertiwi
Kami datang berbakti
Lihatlah putra-putrimu
Menggembirakan ibu
Ibu kami tetap cinta
Putramu yang setia
Menjaga harta pusaka
Untuk nusa dan bangsa

Liriknya bagus ☺

Wallahu a'lam

Membuat Simpul Aplikatif

Beberapa waktu lalu latihan pramuka mengagendakan untuk membuat simpul bukan dengan menggunakan tongkat seperti biasanya tapi dengan bantuan stick stick atau sumpit. 

Bahan untuk latihan kali ini hanyalah sumpit dan sebuah tali kur.

Untuk membuatnya lebih susah dibanding dengan membuat dengan tongkat karena Sumpit lebih kecil tapi tapi adik-adik sangat semangat untuk berkreasi dengan menggunakan beberapa simpul yang telah diajarkan sebelumnya.
Mereka selalu ceria. Dalam pembuatan ini dibagi menjadi beberapa regu atau kelompok.
Mereka saling kerjasama untuk membuat beberapa kreasi dengan menggunakan simpul yang telah dipelajari.
semangat buat kalian.

Makan Siang Bersama 2 Cairo

Tepat pukul 12.00 siang, mereka berhambiran untuk berwudhu. Ada yang mencari sandal dulu ada yang mngambil sandal di tasnya ada juga yang sudah menyiapkan sandalnya sebelum wudhu. Mereka sangat unik dan menarik.
Dan sesegera mungkin sholat dhuhur berjamaah bersama teman temannya dengan khusuk.
saya masih ingat sekali bahwa beberapa kali saya sengaja aja makan bersama mereka, makan siang maksudnya. Karena makan siang bersama mereka sangat mengesankan. Mereka sangat menarik. Lucu. Bahkan saat makan. 
ketika saya melihat mereka makan, rasanya saya kembali mengingat puluhan tahun lalu ketika saya masih SD tepatnya MI di MI Al Maarif, saya masih memgingat saat itu memang tidak ada makan siang, karena waktu itu sekolah tidak fullday seperti sekolah ini, jadi sya teringat saat saya Pramuka, dimana saat itu, saya pertama kali di MI makan bersama teman saya dan sekaligus guru saya, Kakak Pembina Pramuka. Rasanya saya sangat senang bisa makan bersama guru saya. Ada rasa yang bahagia, bangga ketika makan bersama guru dan teman teman. Rasanya tidak dapat digambarkan bagaimana senangnya saya waktu itu.
Lah, itu rasa yang tidak dapat digambarkan itu, saya bisa melihat dari mereka yang saat ini makan bersama saya. Mereka anakku, kelas 2 Cairo MIT Ar Roihan.  Semoga mereka menjadi anak yang sholih sholihah. Aamiin

Allahu a'lam.

Saturday, December 31, 2016

Dinding Kelas Diisi Apa ya? Diisi Ini Saja.

Tulisan nama kelas.
Jika di depan kelas belum ada nama kelas maka pemasangan tulisan nama kelas sangat bermanfaat sekali. tulisan pemasangan kelas yang saya buat terdiri dari kertas lipat sisa kerajinan tangan Minggu lalu Jadi tidak perlu membeli bahan untuk membuat tulisan nama kelas. hanya dengan kertas lipat sisa dan spidol serta gunting terusan nama kelas telah selesai dibuat.
Tulisan ajakan untuk membaca
Ini juga terbuat dari kertas lipat sisa. dengan membuat tulisan ajakan untuk membaca maka akan memotivasi anak-anak untuk membaca beberapa buku yang ada di kelas karena menurut saya membaca sangatlah penting terutama untuk kelas kelas saya karena mereka sulit untuk bisa menyukai membaca padahal dengan membaca semuanya akan memperoleh sesuatu yang baru.
Pohon dengan tulisan Asmaul Husna

nama-nama siswa di kelas 2 Kairo ditulis di setiap baju yang digantung dan itu terlihat sangat lucu dan menarik perhatian.

Tuesday, December 27, 2016

Tentang Buku Nasihat Terindah Mama

kali ini mengenai tentang buku nasehat terindah Mama karangan dari Yovie. Seperti biasa saya mendownload buku ini Q Google Play Store secara gratis dan saya membaca secara offline di Google book saya. 

Buku ini menceritakan tentang kehidupan beberapa tahun yang akan datang di mana teknologi sangat canggih dan bahkan seseorang tidak perlu bekerja keras dalam menyelesaikan pekerjaan rumah karena pada jaman yang diceritakan pada buku ini termasuk sudah jaman yang modern ada robot yang dapat membantu pekerjaan rumah atau menyelesaikan pekerjaan rumah karena pada jaman yang diceritakan pada buku ini termasuk sudah jalanan yang modern ada robot yang dapat membantu pekerjaan rumah.

dalam buku ini diceritakan seorang anak yang ditinggal oleh ibu dan orang tuanya ketika masih kecil dan di rumah dia bersama bibi dan seorang robot selalu robot ini dikunci dari beberapa di rumah karena sebelum mendiang ibu anak seperti ini sempet diberi memori atau pesan terindah dari mama dari seorang anak yang diasuh ibunya tersebut.

cerita bermula ketika seorang anak merasa malas untuk sekolah dan robot berusaha membantu untuk menyambungkan secara online atau apa yang diajarkan di sekolah karena anak itu tidak masuk. Tapi anak itu letak malas dan robot pun bertanya pada anak itu kenapa Iya begitu malas tapi anak tersebut tidak mengatakan apa alasannya entah karena takut atau apa. Sebenarnya saya begitu benar salah apa yang buat anak itu malas karena tidak seperti biasanya anak itu seperti itu setelah itu sang robot bertanya secara terus menerus dan akhirnya anak itu menjawab kalau ia Malas karena dia kangen dengan ibunya atau mamanya. 

disaat inilah anak itu menunjukkan rasa kangennya terhadap robot tapi dia berpikir kalau robot tidak mengerti perasaannya karena rupa tidak punya perasaan tapi seperti itu pun berusaha menyemangati kembalikanlah itu dan memberikan sebuah video nasehat terakhir dari mama untuk anak.

nasehat saya tahu begitu menyentuh hati sama anak sehingga anak tidak berasatidak bersemangat untuk bersekolah lagi.

Wallahu a'lam