My Life

Libatkan Allah dalam setiap urusan

Monday, February 10, 2014

40 Hari Sukses ala Ustadz YM

Aku mendapat informasi ini dari salaah satu teman di jejaring sosial, namanya Effan. Semoga tulisan ini bermanfaat yah...

Sebenarnya setiap orang pasti mempunyai permasalahan, baik masalah keuangan, jodoh, rumah-tangga, penyakit dan hajat-hajat yang lainnya. Semua permasalahan itu sangatlah kecil dihadapan Allah, dengan mudah Allah menyelesaikan permasalahan kita tersebut atau mungkin menghambat masalah yang bakal muncul (tolak bala).

Banyak orang yang telah memperaktekkan Riyadhah 40 hari ini, dan hasilnya luar biasa. Berikut Cara sukses dalam 40 hari ala Yusuf Mansur:


Riyadhah 40 Hari  "Sesiapa yang berjalan menuju Allah, Allah akan berlari menuju dia. Siapa yang berlari menuju Allah, maka Allah akan melompat kepadanya".

  1. Jaga Shalat Tahajjud 8 Rakaat + Witir 3 Rakaat.
  2. Jaga Shalat Shubuh, Zuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya. (Khusus soal shalat, terkandung di dalamnya menjaga berjamaah, di masjid, lengkap dg qabliyah dan ba'diyahnya. Juga Sunnah Tahiyyatul Masjid, sbg tanda kita dtg sebelom wktnya azan/pra-ontime).
  3. Jaga Waaqi'ah sesudah shubuh atau sesudah ashar (boleh pilih).
  4. Jaga Shalat dhuha 6 Rakaat. Yang kuat, 12 rakaat.
  5. Baca zikir usai shalat, plus yaa fattaah yaa rozzaaq 11x, plus ayat kursi, plus qulhu 3x. Ini setiap usai shalat.
  6. Khusus usai shalat shubuh dan ashar, ditambah 4 ayat terakhir surah al Hasyr.
  7. Jaga setiap hari membaca 300x laa hawla walaa quwwata illaa billaah. Boleh 100x. Dan boleh dibagi-bagi di 5 waktu shalat.
  8. Jaga setiap hari baca Istighfar 100x.
  9. Jaga setiap hari baca subhaanallaahi wabihamdihi subhaanallaahil 'adzhiem 100x pagi dan 100x sore. (Boleh habis dhuha dan habis ashar/jelang maghrib).
  10. Jaga setiap hari baca Yaasiin (bebas waktunya kapan saja, yg penting 1hr 1x).
  11. Tutup malam dg shalat sunnah 2 rakaat; baca Qulyaa di rakaat pertama, Qulhu di rakaat kedua. Setelahnya baca salah satu dari as Sajdah, Tabaarok, atau ar Rohmaan.

Jaga ini selama 40 hari. Berjuang ya. Terutama shalat tepat waktu, di masjid, plus qabliyah ba'diyahnya. Barengi dengan Puasa Daud supaya enteng.Semoga Allah menyegarkan badan kita semua, menyehatkan kita semua. Yah, dihitung-hitung daripada lembur ga keruan, kerja rodi ga keruan dlm mencari rizki, dan daripada berobat ke rumah sakit. Mending ngelakuin riyadhah dah. Ampuh banget-banget. Kepada Allah dan untuk Allah kita lurusin niat kita ya. Amin.[YM]

Monday, May 20, 2013

Kerucut Pengalaman



Kerucut pengalamn belajar
(Melvin L. Silberman, Active Learning 101 Cara Belajar Siswa Aktif, (Bandung:
Penerbit Nusamedia, 2006), hlm. 23)


Oleh karena itu, agar diperoleh model pembelajaran yang efektif untuk mengimplementasikan kurikulum berbasis kompetensi perlu memperhatikan pula kerucut pengalaman belajar yang dikemukakan Peter
Sheal sebagaimana digambarkan dalam kerucut pengalaman.

Ternyata.....



dari bunya milik Imam Musbakin. 2010. Ensiklopedi hasil penelitian ilmiah terpopuler dan terpenting.Jogjakarta:DIVA Press hal 71 saya membaca bahwa....

Dalam suatu seminar para pakar neurosains yang diadakan di London pada tanggal 13 oktober 2004, sebuah tim penelitian dari University College, London mengumumkan hasil penelitian tentang efek bilingualisme terhadap perkembangan otak. “Mempelajari bahasa kedua selain bahasa ibu dapat mengubah struktur anatomi otak”, papar Andrea Mechelli, salah satu anggota tim peneliti tersebut.
Para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang menguasai lebih dari satu bahasa memiliki sel-sel kelabu lebih banyak di daerah otak yang disebut sebagai pusat bahasa dibanding orang yang monolingual. Hal yang juga mmenarik adalah perbedaan tersebut makin terlihat ketika orang itu belajar bahasa asing sejak ia masih kanak-kanak.

Thursday, May 16, 2013

Inovasi Pembelajaran



Saya ambil dari buku: (gaya mengajar yang menyenagkan siswa , Suparman S. 2010 Jogkarta :Pinus book publisher.)

1.     Jalan-jalan sambil belajar
Dalam film laskar pekangi juga dicontohkan pembelajaran seperti ini. Dimana Bu Guru muslimah mengajak siswanya  keluar ke alam, berjalan-jalan sambil mempelakari apa apa yang dilewati.
Suasana yang fleksibel dan  nyaman daat menyegarkan proses berfikir dan menetramkan suasana hati. Dan karena efek positif ini biasanya siswa lebih aktif mengajukan pertanyaan dengan keingintahuan yang sangat tinggi. Hal ini juga dapat mengobati dan menghindari kejenuhan dan kebosanan dalam kelas.
Selama berjalan-jalan, siswa diberikan dan diajarkan seputar apa yang mereka lihat. Untuk mengaktifkan dan mngefesienkan waktu berjalan-jalan sebaiknya guru terlebih dahulu memilih tempat yang akan dikunjungi atau dilewati saat berjalan-jalan sebab, jangan sampai jalan-jalan tidak akan menghasilkan apa-apa dan hanya membuang waktu dan tenaga siswa. Misalnya ketika guru ingin mengajar biologi (misalnya tentang tumbuhan), maka tempat jalan-jalan yang akan dipilih tentunya tempat yang banak tumbuhannya. (hal156)
2.     Bercerita, Melatih Keberanian dan kepercayaan diri siswa
Tidak bisa dipungkiri bahwa biasanya ada anak yang pemalu, minder, dan tidak percaya diri ketika berbicara di depan orang banyak. Melalui cara ini semua itu bisa dihilangkan dengan berlahan. Selain dari dalam diir anak, juga sangat penting adalah motivasi guru untuk senantiasa membangkitkan kepercayaan diri dan keberanian siswa.
3.     Bermain sambil belajar
a.     Bermain di dalam rungan
Tujuan: untuk menghindari atau menghilangkan kejenuhan, kebosanan dan perasaan mengantuk selama proses pembelajaran.
Permainan bisa berupa teka-teki, pertanyaan-pertanyaan yang memancing logika, daya analitik, dan daya nalar.
b.     Bermain di luar kelas (outbound )
Permainan yang diterapkan bermacam-macam misalnya mengisi pipa bocor dan hal ini untuk melatih  kekompakan, membangun kepribadian dan yang paling penting ebagai ajang refresing.(hal 171-17)


4.     Menonton sambil belajar
Sebenarnya belajar sambil menonton akan berujung pada proses diskusi dan akan muncul banyak pendapat. Dan belajar melalui menonton lenih efektif dibandingkan hanya teori-teori. (hal 179)

5.     Bernyayi sambil belajar
Usia dini adalah usia bermain. Setiap anak adalah pribadi yang unik. Bermain serta bernyayi adalahkegiatan yang serius tapi mengasikkan bagi mereka. Dan ragam nada dan suara yang berirama bisa disebut dengan lagu. Jadi musik atau lagu merupakan satu kesatuan dan dapat digunakan sebagai media atau sarana dalam proses pembelajaran. (hal 181)
Semoga Bermanfaat..Amiinnn.....

Monday, April 29, 2013

Perilaku non verbal siswa



(syamsu yusuf dan nani m. sugandhi. 2011.perkembangan peserta didik.jakarta:PT.RajaGrafindo Persada)

1.     Mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan
2.     Memelihara kontak mata dengan guru
3.     Mengerjakan tugas-tugas
4.     Memperhatikan siswa lain yang berbicara
(Hal 146)