My Life

Libatkan Allah dalam setiap urusan

Saturday, August 18, 2018

Tentang 8-8-18

Agustus, tgl 8 tahun 2018. Tanggal yang manarik dan unik 8-8-18. Ada hal indah dan manis yang terselip di tanggal ini. Tak sedikit rasa lega dan bahagia pada hari itu.

Kenapa lega? Karena hari itu ada sesuatu yang penting yang tak bisa dijelaskan. Tentang satu kata "seriousness"
Kata yang sangat ditunggu tunggu untuk dibuktikan.

Tapi ini buka lega yang benar benar lega. Ini masih awalan. Tapi kebahagian muncul dan ucapan terimakasih dan rasa syukur kepada Allah terus terucap.
Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah.

Karena ini masih permulaan, rasanya rasa bahagia yang mendalam tidaklah pantas, entahlah pikiran seperti itu datang begitu saja. Ada rasa takut tentang kata-kata "seriousness" itu.

Takut? Kenapa mesti takut? Takut kehilangan kata itu.
Memang tak semestinya berlebihan berbahagia, dan berusaha untuk menjadikannya wajar sewajar wajarnya dan berharap sebiasa biasa saja agar suatu saat kecewa tak perlu dirasakan.

Semuanya cukup doakan, kata "seriousness" akan tetap ada dalam hubungan baik yang suatu saat semoga akan dilalui bersama dalam ikatan halal.
Semoga Allah selalu memudahkn dan meridhoi setiap rencana-rencana baik.
Aamiin..

Thursday, August 16, 2018

Wanita Ini : Rindu

Sangat rindu sekali bertemu dengannya, meski hanya melihatnya sekilas. Meskipun baru tadi sore sudah melihatnya. Tapi ini benar-benar salah. Kenapa? Bukankah rindu itu wajar?
Tidak, ini salah. Sungguh salah. Seseorang wanita menyimpan rindu dlam hatinya kepada seseorang yang bukan muhrimnya, itu sangat membingungkan.

Kesadaran akan rindu ingin melihatnya membuat jari ingin mengiriminya pesan. Tapi, tahukah? Ini tidak boleh. Benar-benar tidaklah boleh.

Keadaan bingung, membuat wanita pusing karena kerinduan kepada pria itu.

Wanita itu selalu menunggu pesan dari pria itu, tapi ia sadar, ia juga tak boleh terlalu menunggu pesan/ telepon dari pria itu.

Namun, rindu ini haruslah rindu yang disikapi dengan cara-cara yang benar.
Nah, ini yang dilakukan wanita itu:
1. Berdoa
2. Wudhu dan sholat
3. Mengaji
4. Sedekah
5. Instagram.an
6. Baca buku, novel
7. Nulis blog ini

Semoga segala rindu dan kecintaan wanita ini kepada pria itu tak melebihi rindu dan cinta kepada Robb dan Rosulullah.
Semoga wanita ini akan segera menjadi seorang istri dari pria yang dirindukannya saat ini. Semoga Allah yang Maha Memberi meridhoinya dan membuat segala keinginan ini terwujud. Aamiin.

Wanita ini-aku

Friday, January 5, 2018

Puisi Karyaku: Tangis

gerimis.
tak ingin menangis.
untuk alasan yang kurang serius ini.
tak ingin juga membenarkan alasan menangis ini.
tapi pada kenyataannya gerimis menemani setiap tetes tangisan.

bercerita dalam diam.
bertanya kepada diam.
tentang tangis
tentang gerimis
hanya ada kediman dan isakan yang muncul.
seolah ada kebisuan.

tangis...
tolong berhentilah
tak usah tampakkan dirimu
bukan ku tak mau akan kehadiranmu
tapi, jika kehadiranmu hanya untuk alasan ini sungguh menyebalkan.

Wednesday, September 27, 2017

Cinta Itu Kata Kerja

"Cinta itu kata kerja" itulah yang dikatakan oleh Panji Ramdana.

Yah memang benar cinta itu bukanlah sebuah kata benda melainkan sebuah kata kerja. Karena kata kerja maka haruslah bukan diam saja, melainkan harus diperjuangkan. Haruslah di katakan.

Bukankah seperti itu?
Bukankah itu benar?

Tapi haruskah itu dikatakan bagi seorang wanita?
Haruskah itu dibenarkan bagi seorang wanita?

Rasa memperjuangkan ini.
Rasa yang membingungkan ini.
Rasa yang mengkhawatirkan ini.

Semuanya begitu memusingkan.
Rasanya memang lebih baik mengerjakan soal matematika yang rumit dibandingkan mengerjakan hal ini.

Tapi meski itu berat.
Hari ini saya yakinkan dalam diri lagi, dan lagi untuk memperjuangkannya meski secara sederhana.
sesuai apa yang saya bisa.
sesuai apa yang mungkin bagi seorang wanita.

Itu saja..
Semoga Allah selalu memudahkan dan meridhoinya.aamiin

Allahua'lam

Sunday, September 24, 2017

Wise man

Hari ini saya kembali mempertanyakannya. Kenapa harus seperti ini? Kenapa tiba-tiba jadi seperti ini? Apa yang salah? Apa yang seharusnya saya lakukan? Adakah hal yang dapat merubah itu?

Kata maaf yang sengaja dia utarakan, kata semangat yang dia kirimkan, semua seakan mengingatkan saya pada dia yang dulu penting, dan entahlah ternyata sekarang masih penting.

Saya benar benar ingin seperti dulu.
Yang menerima salam setiap pagi.
Yang menerima cerita lucumu di tempat kerja.
Yang berbagi semua masalahku.
Yang menemani chatting sampai tertidur.
Yang mengajak cari cari angin.
Yang mengajak makan bersama.
Yang mengajak belanja.
Dan semua hal hal menyenangkan lainnya.

Ingatkah dia?
Hujan di bulan september 2 tahun lalu, makan nasi bungkus lalapan yang dibeli si dekat itn?

Adakah dia mengingatnya?
Menemani cari buku untuk skripsi saya.
Memberi semangat untuk menyelesaikan skripsi saya dulu.

Taukah dia?
Namanya tertulis di bagian persembahan terimksih dalam skripsi saya.

Begitu mengesankannya dia.
Meski tak jarang dia membuat saya menangis, tapi dia masih berkesan.
Terima kasih sudah menemani saya dalam berjuang untuk memperoleh gelar s1 saya.

Semoga kelak saya bisa membalas semua kebaikan dia.
Si wise man.
Semoga saya masih menjadi salah satu orang yang penting yang masih ingin dia impikan.